Gambar Artikel

Bersinergi Memajukan Literasi Sintang

Arjuna Arj 2019-08-24 07:03:00

Sintang, 22 Agustus 2019-Klub Menulis Pena LBBK ( Lembaga Bahasa dan Budaya Kalimantan ) Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan ( STKIP ) Persada Khatulistiwa Sintang menghadiri undangan “Stakeholder Meeting Kabupaten” dengan tema “Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial” yang ditandatangani secara resmi oleh Bupati Sintang, dr. H. Jarot Winarno, M.Med.Ph. Kegiatan ini bertempat di Aula CU. Keling Kumang, Jalan Y.C. Oevang Oeray No. 33 Baning Kota, Sintang  pada Kamis, 22 Agustus 2019 yang di mulai pada pukul 08.00 WIB-13.30 WIB. Acara ini dipandu langsung oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sintang, Iwan Setiadi selaku penggiat literasi yang memiliki integritas tinggi bagi anak-anak negeri. Asisten Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Hendri Harahap juga turut hadir dalam acara ini untuk mewakili Bupati Sintang yang sedang berhalangan hadir. Beliau juga menerima kesempatan untuk membuka secara resmi acara ini yang di sambut dengan tepuk tangan meriah oleh para peserta.

Adapun peserta undangan hanya dibatasi 40 orang yang terdiri dari Komunitas Mari Melihat, RRI Sintang, Diskominfo, Pemdes, Klub Menulis Pena LBBK STKIP Persada Khatulistiwa Sintang ( empat orang perwakilan : Valentinus Ola Beding, S.S.,M.Pd., Indra Permadi ( Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia ), Arjuna ( Pendidikan Bahasa Inggris ) dan Nov Lenny Crisdianty ( Pendidikan Bahasa Inggris ) ), serta komunitas-komunitas penggiat literasi lainnya yang ada di kabupaten Sintang. Iwan Setiadi menegaskan kepada para penggiat literasi di kabupaten Sintang untuk saling bekerja sama dalam mengembangkan perpustakaan daerah, kota maupun desa. “Untuk meningkatkan minat baca dan peningkatan perkembangan kinerja perpustakaan yang ada di Sintang, kita harus saling bersinergi supaya dapat tercapainya literasi untuk kesejahteraan.” Ujar beliau. Beliau juga menyampaikan bahwa dalam pengembangan perpustakaan harus didukung dari lembaga-lembaga, komunitas-komunitas, serta seluruh lapisan masyarakat yang ada di kabupaten Sintang supaya “Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial” dapat terealiasikan dengan baik.

Siti Hajroh adalah Owner PAUD Strawberry Cindercare dan IPY English Camp Kampung Inggris Sintang. Beliau merupakan salah satu penggiat literasi yang memiliki pengaruh besar bagi anak-anak di kota Sintang. Selain itu, beliau juga salah satu volunteers di perpustakaan kota Sintang yang memberikan les bahasa Inggris gratis kepada anak-anak mulai dari usia TK dan SD ( I-VI ) setiap hari Minggu tentang pendidikan bahasa Inggris dasar bagi anak-anak yang memiliki dedikasi tinggi untuk belajar. Dalam materi yang disampaikan, beliau mengatakan bahwa sangat senang bisa mengabdikan diri bagi anak-anak di batas negeri. Selain itu, hal ini dilakukan supaya anak-anak tidak menghabiskan waktu dengan cuma-cuma di akhir pekan. Tidak hanya itu, beliau mengatakan bahwa setelah berjalan kurang lebih satu tahun kegiatan yang dilakukan ternyata memiliki pengaruh positif bagi anak-anak. “Saya banyak mendapat laporan dari orang tua. Dulu anaknya banyak menghabiskan waktu seharian untuk bermain game dan gadget. Tapi sekarang, mereka malah sangat semangat datang ke perpustakaan untuk les bahasa Inggris di hari minggu.” Ujarnya. Kepala Desa Sungai Ana, Sungai Ukoi, Kebong, Jerora, dan Baning Kota juga turut hadir dalam kegiatan literasi ini. Lima desa tersebut merupakan desa-desa terpilih sebagai pusat pengembangan  perpustakaan desa di kabupaten Sintang. Konsultan Perpustakaan Nasional yang dikenal sebagai Mbak Lisa, juga menghadiri undangan ini untuk meninjau perkembangan perpustakaan daerah, kota maupun desa. Beliau juga menyampaikan saran dan juga motivasi untuk para peserta yang hadir. “Untuk meningkatkan minat baca anak, perlu juga teladan dari keluarganya terlebih dulu terutama orang tua” Ujarnya terhadap pertanyaan dari salah satu kepala desa.

Seketaris Lembaga Bahasa dan Budaya Kalimantan (LBBK), Valentinus Ola Beding, S.S,M.Pd. juga merupakan salah satu pembina Pena LBBK STKIP Persada Khatulistiwa Sintang menyampaikan LBBK sejauh ini sudah membuat Kamus Online Bahasa Daerah Kalimantan Barat yang sudah beroperasi dengan optimal sejak tahun 2017. Kamus online tersebut merupakan satu-satunya kamus bahasa daerah yang ada di tanah Kalimantan dan dapat diakses melalui laman http://lbbkalimantan.com.  Developer Kamus Online Bahasa Daerah Kalimantan Barat, Herpanus, S.P.,M.A., Ph.D. yang juga merupakan Ketua Lembaga Bahasa dan Budaya Kalimantan dengan semangat menggerakkan mahasiswa-mahasiswa untuk terlibat aktif dalam mengembangkan kamus ini demi tercapainya pelestarian budaya, bahasa dan sastra yang ada di Kalimantan.  Selain itu, LBBK STKIP Persada Khatulistiwa Sintang mempunyai Perpustakaan Mini ( lihat laman : http://lbbkalimantan.com/perpus/opac/) serta koleksi buku penerbit yang ditulis oleh dosen maupun mahasiswa yang bisa diakses secara online pada laman https://lbbkalimantan.com/kamus/penerbit/index. Valentinus Ola Beding, S.S,M.Pd. menyampaikan kebanggaannya terhadap anak-anak binaan mereka yang ada di Pena LBBK, dengan jumlah kurang lebih 20 penulis dari berbagai program studi yang sudah menulis dan menerbitkan Buku ber-ISBN di penerbit LBBK.  Salah satu yang aktif menulis yaitu Indra Permadi, mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia yang sudah menulis 5 buku. Tahun ini, Pena LBBK akan me-launching 10 buku serta pemutaran film dengan genre komedi, horor, romantis yang berjudul "HALU" berdurasi kurang lebih 60 menit. “Kami akan selalu bersinergi dalam mengembangkan literasi di Sintang. Dukung kami dan kami akan berbuat semampunya, biarpun kami dari hulu kami pun bisa.” Ujar beliau dengan semangat dan mengakhiri sharing session nya dengan kata “Sintang maju”. 

Penulis : Arjuna, Valentinus


Kamus Online Bahasa Daerah